Kunjungan Hj. Endang Kurniasih Soroti Kelalaian Pemerintah Desa: Wak Loyah Bertahun-Tahun Tak Pernah Terima Bantuan

2 min read

Newsnarasi.com , Langkat || Kunjungan Ketua TP PKK Kabupaten Langkat, Hj. Endang Kurniasih Syah Afandin, ke kediaman Ibu Awaliyah lebih dikenal warga sebagai Wak Loyah di Dusun Padang Kedondong, Desa Batu Melenggang, Kecamatan Hinai, Sabtu (15/11/2025), tidak hanya menjadi momen kepedulian, tetapi juga membuka fakta miris mengenai lemahnya perhatian pemerintah desa terhadap warganya sendiri.

Dalam kunjungan tersebut, Hj. Endang Kurniasih datang langsung untuk melihat kondisi Wak Loyah yang hidup dalam keterbatasan, rumah sederhana, serta kehidupan sehari-hari yang jauh dari layak. Kehadiran beliau membawa bantuan dan dukungan moral, serta memastikan bahwa kondisi seperti ini mendapat penanganan yang lebih layak.

Namun di balik hangatnya kepedulian itu, justru terungkap kenyataan pahit
Wak Loyah tidak pernah menerima perhatian apa pun dari Pemerintah Desa Batu Melenggang.

Bukan bantuan sosial, bukan pendampingan lansia, bukan pula perhatian rutin dari perangkat desa.
Tidak ada.

Padahal, menurut informasi warga sekitar, kondisi Wak Loyah sudah bertahun-tahun memerlukan uluran tangan. Namun perhatian tersebut tidak kunjung datang hingga kisah beliau menjadi viral di media sosial. Setelah ramai diperbincangkan publik, barulah beberapa pihak mulai berdatangan membawa bantuan ala kadarnya.

Fenomena ini dianggap sebagai contoh nyata dari buruknya kinerja Pemerintah Desa Batu Melenggang, khususnya dalam melakukan pendataan dan pemantauan warganya yang termasuk kategori rentan.

Dalam konteks pemerintahan desa, pendataan warga miskin, lansia, dan mereka yang membutuhkan layanan sosial merupakan tugas dasar yang tidak bisa diabaikan. Ketika seorang warga lansia seperti Wak Loyah luput dari perhatian hingga bertahun-tahun, hal itu menunjukkan adanya persoalan serius pada sistem pelayanan sosial desa entah dari sisi pengawasan, pendampingan, atau kepekaan sosial aparatnya.

Kejadian Wak Loyah menjadi cermin bahwa pemerintah desa seakan hanya bergerak ketika tekanan publik sudah terjadi. Pelayanan sosial yang seharusnya proaktif malah terlihat reaktif, seolah menunggu viral terlebih dahulu sebelum turun memberikan bantuan.

Kunjungan Hj. Endang Kurniasih pun menjadi pengingat tegas bahwa tidak boleh ada satu pun warga desa yang terabaikan. Beliau mengharapkan agar pemerintah desa lebih serius melakukan pendataan, lebih peka terhadap kondisi warganya, dan memastikan bantuan sosial tepat sasaran serta tidak menunggu publik bersuara.

Harapan masyarakat kini tertuju pada Pemerintah Desa Batu Melenggang untuk segera berbenah, memperbaiki manajemen pelayanan sosial, dan mengambil peran sesuai tugasnya agar kasus Wak Loyah tidak menjadi preseden buruk bagi desa-desa lain di Kabupaten Langkat. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *