Meja Sembiring Kritik Infrastruktur Langkat Hulu, Desak Bupati Bergerak Cepat

2 min read

Newsnarasi.com , Langkat —– Anggota DPRD Kabupaten Langkat dari Fraksi Partai NasDem, Meja Sembiring, angkat bicara terkait kondisi infrastruktur jalan di wilayah Langkat Hulu, khususnya Kecamatan Sei Bingai, yang dinilai semakin memprihatinkan.

Menurutnya, hingga saat ini hampir disetiap Kecamatan dan Desa di Langkat Hulu masih banyak ruas jalan yang mengalami kerusakan parah dan belum tersentuh perbaikan maksimal. Ia menilai kondisi tersebut sudah berlangsung cukup lama dan menimbulkan keluhan luas dari masyarakat.

“Kalau bicara soal pembangunan, jujur saja kami masih belum puas. Di Langkat Hulu, khususnya Sei Bingai, progresnya sangat lambat. Hampir di setiap jalan kecamatan rusak parah, apalagi jalan desa, rata-rata kondisinya memprihatinkan,” ujar Meja Sembiring kepada wartawan, Selasa (3/3/2026).

Ia menegaskan, DPRD Langkat menilai kinerja pemerintah daerah di sektor infrastruktur perlu dievaluasi secara serius. Target pembangunan yang telah ditetapkan dalam dokumen RPJMD dinilai belum tercapai sesuai jadwal yang direncanakan.

“Kami DPRD melihat perlu ada evaluasi menyeluruh. Target pembangunan dalam RPJMD belum berjalan sesuai timeline. Ini tidak bisa dianggap hal biasa. Harus ada langkah cepat dan pengawasan ketat terhadap pelaksanaan proyek di lapangan,” tegasnya.

Meja juga menyoroti dampak keterlambatan pembangunan terhadap masyarakat, khususnya petani dan pelaku usaha kecil di wilayah Langkat Hulu. Menurutnya, akses jalan yang rusak menghambat distribusi hasil pertanian serta aktivitas ekonomi warga.

“Masyarakat sudah beberapa tahun menunggu perbaikan jalan dan drainase. Tapi sampai sekarang progresnya belum signifikan. Keterlambatan ini sangat merugikan warga, terutama petani dan pelaku UMKM. Pemerintah harus lebih serius memprioritaskan infrastruktur dasar yang menjadi kebutuhan mendesak,” tambahnya.

Ia pun mendorong Bupati Langkat agar segera menyusun langkah percepatan pembangunan serta memastikan pengawasan proyek dilakukan secara ketat agar tidak lagi terjadi keterlambatan yang berulang.

“Kita ingin pembangunan ini benar-benar dirasakan masyarakat, bukan sekadar janji di atas kertas. Langkat Hulu jangan sampai terus tertinggal,” tutupnya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *