PMII Siantar – Simalungun Desak Pemerintah Pikirkan Nasib Pedagang

1 min read
Ketua PMII Siantar, Khairil Mansyah Sirait

SIANTAR, Newsnarasi.com – Lima bulan sudah berlalu pasca terjadinya kebakaran gedung IV Pasar Horas, namun hingga saat ini Pemerintah Kota Siantar terkesan aptis terhadap para pedagang.

Karena belum mendapat kepastian, para pedagang bertaruh nasib dan tetap bertahan berdagang di bahu Jalan Merdeka Kota Pematangsiantar, tepat nya di depan Gedung IV pasar Horas.

Para pedagang sempat diminta untuk direlokasi ke beberapa titik, tetapi itu ditolak oleh pedagang. Karena mereka menilai akan berdampak pada dagangan yang sepi akan pembelinya.

Seiring berjalannya waktu, keberadaan para pedagang di bahu jalan pun menuai permasalahan baru yang membuat Kota Pematangsiantar semrawut dan sering menyebabkan kemacetan lalulintas.

“Apalagi ini situasi menjelang lebaran sangat berdampak dengan perputaran ekonomi yang bisa saja menurun karena melihat lapak berjualan para pedagang yang kurang layak, akibatnya para pembeli enggan untuk datang berbelanja” ujar Khairil Mansyah Ketua PMII Pematangsiantar-Simalungun.

Kemudian, dapat dipastikan menjelang lebaran nanti akan terjadi kemacetan di inti kota, ini salah satu nya diakibatkan para pedagang eks Gedung IV Pasar Horas yang berjualan dibahu jalan tersebut.

“Kemana wajah Kota Pematangsiantar dibawah Pemimpin yang baru Walikota Pak Wesly Silalahi? Ini bisa jadi citra buruk bagi Kota Pematangsiantar karena mempertontonkan pemandangan kemacetan dan kesemrawutan di inti kota” kata Khairil.

Maka dengan itu kami PMII Pematangsiantar-Simalungun mendesak Walikota Pematangsiantar Bapak Wesly Silalahi untuk segera memikirkan nasib para pedagang yang terdampak akibat kebakaran gedung IV Pasar Horas serta mendesak untuk segera melakukan revitalisasi gedung IV Pasar Horas. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *