SATMA Milenial AMPI Langkat “Tagih” Kinerja Polsek Tanjung Pura, Dugaan Narkoba dan Kriminalitas Jadi Sorotan

3 min read

Newsnarasi.com , Langkat –– Persoalan keamanan dan ketertiban di Kecamatan Tanjung Pura kembali menjadi perhatian publik. Satuan Mahasiswa Milenial Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (Satma Millenial Ampi) Kabupaten Langkat berencana menggelar aksi sosial kontrol di Kantor Polsek Tanjung Pura, Jumat (4/9/2026).

Aksi tersebut digelar menyikapi sejumlah informasi dan pengaduan masyarakat mengenai dugaan maraknya peredaran narkoba, pungutan liar, aksi bajing lompat, pencurian, kriminalitas lainnya hingga balap liar yang dinilai telah mengganggu rasa aman masyarakat.

Ketua DPD SATMA Milenial AMPI Kabupaten Langkat, Tigor Al-faridz Lubis, menyampaikan kritik keras terhadap kondisi tersebut.

“Kami mempertanyakan, masyarakat harus menunggu sampai kapan untuk mendapatkan rasa aman? Kalau laporan dan keresahan masyarakat terus bermunculan, maka wajar apabila publik mempertanyakan sejauh mana kehadiran dan kinerja aparat dalam menjaga keamanan di Tanjung Pura,” tegas Tigor.

Menurut Tigor, aparat kepolisian tidak boleh hanya hadir ketika persoalan sudah menjadi besar. Menurutnya, tindakan pencegahan dan respons cepat terhadap informasi masyarakat merupakan bagian penting dari tugas kepolisian.

“Jangan tunggu masyarakat ramai-ramai turun ke jalan baru kemudian bergerak. Informasi masyarakat harus menjadi pintu masuk untuk melakukan penyelidikan. Kalau informasi itu benar, tindak. Kalau tidak benar, jelaskan. Jangan biarkan masyarakat berada dalam ketidakpastian,” ujarnya.

SATMA Milenial AMPI Langkat juga menyoroti sejumlah lokasi yang berdasarkan informasi masyarakat diduga menjadi titik peredaran narkoba.

Di antaranya Desa Lalang, Lingkungan XI Kelurahan Pekan Tanjung Pura, kawasan Pajak Baru Tanjung Pura serta Gang Musyawarah.

Tigor menegaskan pihaknya tidak bermaksud memberikan vonis kepada siapa pun. Namun, informasi tersebut menurutnya harus dijawab melalui kerja kepolisian.

“Kami tidak sedang menjadi hakim. Kami hanya menyampaikan informasi yang kami terima. Kalau memang tidak ada aktivitas narkoba di lokasi-lokasi yang disebut masyarakat, silakan aparat membuktikannya melalui penyelidikan. Tetapi kalau memang ada, jangan dibiarkan. Bongkar dan tindak sesuai hukum!” kata Tigor dengan nada tegas.

Ia juga meminta agar aparat tidak alergi terhadap kritik maupun kontrol sosial dari masyarakat.

“Polisi punya kewenangan penegakan hukum, kami punya fungsi kontrol sosial. Dua-duanya harus berjalan. Jangan sampai kritik masyarakat dianggap sebagai ancaman, sementara keresahan masyarakat justru tidak dianggap serius,” tegasnya.

Tagih Penjelasan Kinerja Polsek Tanjung Pura

Dalam aksi tersebut, SATMA Milenial AMPI Langkat juga akan meminta penjelasan terkait langkah konkret Polsek Tanjung Pura dalam menangani berbagai persoalan keamanan dan ketertiban yang dikeluhkan masyarakat.

Tigor mengatakan, masyarakat berhak mengetahui bagaimana aparat merespons berbagai laporan yang masuk.

“Kami akan meminta jawaban, bukan sekadar janji. Apa langkah yang sudah dilakukan? Berapa laporan yang sudah ditindaklanjuti? Bagaimana pola patroli di titik rawan? Dan bagaimana kepolisian memastikan masyarakat benar-benar mendapatkan perlindungan?” ujarnya.

Menurutnya, apabila persoalan kriminalitas dan narkoba benar-benar terbukti terjadi secara marak, maka evaluasi terhadap pola pengawasan dan penanganannya perlu dilakukan.

“Kalau kinerja sudah maksimal, tunjukkan hasilnya. Kalau masih ada kekurangan, evaluasi. Yang tidak boleh adalah masyarakat terus merasa resah sementara persoalannya seperti tidak pernah selesai,” sambung Tigor.

SATMA Milenial AMPI Langkat juga mendesak peningkatan patroli, membuka ruang pengaduan masyarakat yang mudah diakses serta memastikan setiap laporan ditindaklanjuti secara profesional.

Bukan Cari Keributan

Tigor menegaskan aksi tersebut bukan bertujuan mencari keributan dengan pihak kepolisian.

“Kami datang bukan untuk mencari musuh. Kami datang untuk mengetuk pintu aparat penegak hukum dan menyampaikan suara masyarakat. Tetapi kalau suara masyarakat tidak didengar, tentu kami akan terus mengawal persoalan ini,” katanya.

Ia berharap aksi sosial kontrol tersebut menjadi momentum bagi Polsek Tanjung Pura untuk menunjukkan komitmen dalam menjaga keamanan masyarakat.

“Pesan kami sederhana: masyarakat ingin aman, narkoba jangan diberi ruang, kriminalitas jangan dibiarkan, dan hukum jangan tajam ke bawah tumpul ke atas. Kami akan kawal persoalan ini sampai ada kejelasan dan tindakan nyata,” pungkas Tigor.

SATMA Milenial AMPI Langkat menegaskan seluruh informasi mengenai dugaan tindak pidana yang disampaikan dalam aksi tersebut merupakan laporan dan informasi masyarakat yang masih perlu diverifikasi serta dibuktikan melalui proses hukum oleh aparat berwenang. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *