Tiga Komisariat Segel Sekretariat HMI Cabang Langkat, Kepengurusan Dipertanyakan

3 min read

Newsnarasi.com , Langkat — Sekretariat Himpunan Mahasiswa Islam (HMI ) Cabang Langkat di Stabat disegel sejumlah kader dari tiga komisariat, Jumat (25/9/2026).

Aksi tersebut bukan sekadar penutupan pintu sekretariat. Tiga komisariat yang terlibat membawa sejumlah sorotan serius terhadap kondisi internal HMI Cabang Langkat, mulai dari aktivitas organisasi yang dinilai minim, keberadaan sekretariat yang disebut tidak lagi aktif sebagaimana mestinya, masa kepengurusan yang dipersoalkan, hingga pembinaan komisariat yang dinilai tidak berjalan optimal.

Tiga Komisariat tersebut yakni HMI Komisariat Fakultas Tarbiyah IJM Langkat, HMI Komisariat Fakultas Syariah & Ekonomi IJM Langkat dan HMI Komisariat Insan Cita.

Mereka menyebut penyegelan sebagai bentuk sikap sekaligus desakan agar persoalan internal organisasi segera mendapat perhatian dan penyelesaian.

Sekretariat Dipertanyakan, Aktivitas Organisasi Disorot

Bagi para kader yang melakukan aksi, sekretariat cabang seharusnya bukan sekadar ruangan atau alamat organisasi.

Sekretariat dinilai memiliki fungsi penting sebagai pusat aktivitas, komunikasi, koordinasi dan kaderisasi antara pengurus cabang dengan komisariat.

Namun, tiga komisariat tersebut menilai aktivitas di Sekretariat HMI Cabang Langkat dalam beberapa waktu terakhir sangat minim.

Mereka juga mempertanyakan sejauh mana program kerja cabang berjalan dan bagaimana fungsi fungsionaris dalam menjalankan roda organisasi, khususnya yang berkaitan dengan pembinaan kader serta penguatan komisariat.

Masa Kepengurusan Jadi Bola Panas

Tak hanya soal aktivitas, masa kepengurusan HMI Cabang Langkat juga menjadi sorotan.

Tiga komisariat tersebut menyebut masa aktif kepengurusan telah berakhir dan meminta adanya kejelasan secara organisatoris.

Persoalan ini dinilai tidak bisa dibiarkan berlarut-larut karena berkaitan langsung dengan legitimasi pelaksanaan program kerja, koordinasi organisasi, pembinaan komisariat dan keberlangsungan kaderisasi.

Bagi mereka, struktur kepengurusan bukan hanya soal siapa yang duduk di dalam jabatan, tetapi menyangkut tanggung jawab menjalankan roda organisasi.

Komisariat Merasa Kurang Mendapat Pembinaan

Sorotan berikutnya diarahkan pada hubungan cabang dengan komisariat.

Tiga komisariat menilai pembinaan dari tingkat cabang masih minim. Padahal, komisariat merupakan salah satu bagian penting dalam proses perkaderan HMI.

Komunikasi, pendampingan, koordinasi dan pembinaan dinilai harus berjalan secara berkelanjutan agar proses kaderisasi tidak berjalan sendiri-sendiri.

Karena itu, mereka meminta persoalan tersebut tidak hanya berhenti pada perdebatan mengenai penyegelan sekretariat, tetapi menjadi bahan evaluasi terhadap tata kelola organisasi secara keseluruhan.

Segel Sekretariat, Kirim Sinyal Keras

Penyegelan dilakukan dengan memasang tanda pada bagian Sekretariat HMI Cabang Langkat.

Langkah tersebut disebut sebagai bentuk protes sekaligus simbol desakan kepada struktur cabang agar segera memberikan perhatian terhadap persoalan yang disampaikan.

Tiga komisariat menegaskan, aksi tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai aksi simbolik.

Mereka mendorong adanya forum dialog dan penyelesaian melalui mekanisme organisasi sesuai aturan yang berlaku di HMI.

“Ini menjadi momentum untuk mengevaluasi dan membenahi organisasi. Cabang harus kembali menjalankan fungsi organisasi, melakukan pembinaan terhadap komisariat dan memastikan kaderisasi berjalan,” ujar salah seorang perwakilan yang terlibat dalam aksi.

Bukan Sekadar Soal Pintu Sekretariat

Menurut mereka, persoalan utama bukan sekadar soal pintu sekretariat yang disegel.

Lebih jauh, aksi tersebut merupakan bentuk keresahan terhadap kondisi organisasi yang mereka nilai membutuhkan evaluasi.

Mereka berharap seluruh pihak tidak melihat aksi tersebut semata-mata sebagai konflik antarkader, melainkan sebagai dorongan agar persoalan internal segera dibicarakan secara terbuka.

“Kami berharap ada penyelesaian yang jelas dan terukur. Jangan sampai persoalan ini berlarut-larut dan akhirnya berdampak terhadap proses kaderisasi di komisariat,” lanjutnya.

Menunggu Jawaban HMI Cabang Langkat

Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan langsung dari pihak HMI Cabang Langkat terkait penyegelan dan sejumlah persoalan yang disampaikan tiga komisariat tersebut.

Sehari sebelum aksi, Kamis (24/9/2026), Ketua Umum HMI Cabang Langkat M. Alfi Syahrin masih diberitakan menyampaikan sikap organisasi terkait pembangunan Kabupaten Langkat serta menegaskan fungsi kontrol mahasiswa tetap berjalan.

Kini, sehari setelah pemberitaan tersebut, sekretariat organisasi justru disegel oleh tiga komisariat.

Perbedaan situasi tersebut membuat sejumlah persoalan internal yang disampaikan para kader menjadi perhatian dan menunggu penjelasan resmi dari HMI Cabang Langkat.

Pada akhirnya, penyelesaian persoalan ini berada pada mekanisme internal organisasi. Dialog, klarifikasi dan forum organisatoris menjadi ruang yang diharapkan dapat memberikan kejelasan atas berbagai persoalan yang dipersoalkan tiga komisariat tersebut. (Ay29)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *