Semifinal RBT Open Emas Karo-karo Motocross & Grasstrack 2026 Memanas, 22 Crosser Rebut 14 Tiket Final

2 min read

Newsnarasi.com , Langkat — Aroma persaingan mulai terasa semakin panas di ajang Emas Karo-karo Motocross and Grasstrack 2026. Kelas RBT Open menjadi salah satu yang paling menyita perhatian pada hari pertama balapan di Sirkuit Permanen Kalimart, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat, Sabtu (27/6).

Sebanyak 22 crosser terbaik dibagi ke dalam dua heat semifinal untuk memperebutkan 14 tiket menuju Race final yang akan digelar Minggu (28/6). Dengan hadiah utama berupa logam emas murni, setiap pembalap tampil tanpa kompromi sejak gate start dibuka.

Pada Semifinal A, persaingan berlangsung sengit dengan diikuti 12 pembalap. Nama senior D’Coco (#333) kembali menunjukkan kelasnya di tengah ketatnya persaingan. Namun, jalan menuju final jelas tidak mudah karena ia harus menghadapi sederet rival tangguh, salah satunya Maulana Arif (#18), pembalap yang dikenal memiliki prestasi mentereng di balap road race Sumatera Utara dan kini ikut membuktikan kemampuannya di lintasan grasstrack.

Persaingan semakin menarik dengan hadirnya Wardana Takur, crosser asal Selesai yang memperkuat Mecca Squad. Aksinya menjadi perhatian penonton karena tampil agresif dalam perebutan posisi terbaik.

Memasuki Semifinal B, tensi balapan tak menurun sedikit pun. Sebanyak 10 crosser saling berjibaku demi mengamankan tiket ke final. Hafiz Acil (#88) tampil sebagai salah satu nama yang patut diperhitungkan, sementara dukungan publik tuan rumah tertuju kepada Eko AK (#916) dari Karo-karo MX Team yang berusaha memanfaatkan keuntungan tampil di hadapan pendukung sendiri.

Sepanjang jalannya dua heat semifinal, aksi saling salip, pemilihan racing line yang presisi, hingga duel di setiap tikungan menjadi suguhan menarik bagi ratusan penonton yang memadati area sirkuit. Tidak ada pembalap yang ingin kehilangan momentum, karena satu kesalahan kecil saja bisa mengubur peluang tampil di partai puncak.

Dari total 22 peserta, hanya 14 crosser terbaik yang berhak melaju ke race final. Sementara sisanya harus mengakhiri perjuangan lebih awal, membuktikan ketatnya persaingan di kelas bergengsi tersebut.

Kini, perhatian pecinta motocross dan grasstrack tertuju pada race final yang akan berlangsung Minggu (28/6). Seluruh pembalap yang lolos dipastikan akan tampil habis-habisan demi mengukir nama sebagai juara sekaligus membawa pulang hadiah logam emas murni yang menjadi incaran.

Mampukah pembalap senior mempertahankan dominasinya Atau justru akan lahir juara baru dari deretan crosser muda yang tampil penuh kejutan. Semua jawabannya akan tersaji pada race final Emas Karo-karo Motocross & Grasstrack 2026. (Ay29)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *